unfathomable blog to find more information

Rumah Mungil Yang Sehat


Rumah sehat adalah rumah yang berada di lingkungan hijau, bersih, dengan iklim serta temperature yang ideal. Namun kepadatan penduduk dan keterbatasan lahan di perkotaan tak jarang membuat kita sulit untuk menemukan rumah yang memenuhi persyaratan kesehatan yang ideal. Kebutuhan yang semakin mendesak akan tempat tinggal, diiringi jumlah lahan yang semakin terbatas membuat banyak orang kerap memaksa membangun rumah tanpa memperhitungkan aspek kesehatan didalamnya. Padahal rumah yang sehat sangat besar perannya dalam menjaga kesehatan penghuni.

Meski terbangun diatas lahan yang serba terbatas, seharusnya rumah mungil tetap mempunyai potensi yang sama besar dengan rumah yang di bangun diatas lahan yang luas untuk menjadi tempat tinggal yang sehat dan nyaman. Oleh karenanya diperlukan pemikiran yang matang dalam menyiasati terbentuknya rumah mungil yang sehat.

Ada beberapa elemen rumah sehat (Imelda Akmal) yang dapat diterapkan untuk mewujudkan sebuah rumah mungil yang sehat:

1. Material

Kriteria material yang baik bagi kesehatan :

  • Mampu menahan air namun berpori sehingga dapat benafas untuk menyalurkan udara dan gas dari luar ke dalam rumah dan sebaliknya
  • Merupakan isolator listrik dan bukan konduktor yang dapat mengalirkan elektromagnetik
  • Mampu menetralisasi pencemaran gas dan tidak menyebabkan radiasi dan gas yang berbahaya bagi kesehatan
  • Memiliki daya akustik penahan suara, khususnya untuk rumah yang dekat dengan jalan raya (sumber kebisingan)
  • Tidak berbau

Material tersebut antara lain adalah kaca, besi/logam, semen, batu, kayu, tanah, daun dan batang.

2. Soft Furnishing

Soft furnishing sebagai bahan finishing interior dari bahan serat alam memiliki kelebihan mampu bernafas serta menyejukkan. Meskipun tidak 100% aman, karena penggunaan insektisida serta finishing dengan bahan sintetis, soft furnishing serat alam tetap lebih baik untuk kesehatan dari pada soft furnishing buatan. Contoh soft furnishing dari bahan serat alam :

  • Linen (tanaman Linum usitatissimum)
  • Katun (tanaman kapas/ Gossypium)
  • Kapul/ katun sutra tropis (tanaman kapuk/ Ceiba pentandra)
  • Woll (bulu domba)
  • Kulit (kulit hewan maupun kulit tumbuhan)
  • Daun dan Batang

3. Finishing

Meski menggunakan bahan natural, furnitur belum tentu aman bagi kesehatan karena bahan finishing-nya mengunakan zat berbahaya. Minimalisasi pengunaan finishing sintetis yang umumnya memiliki aroma tajam, menusuk hidung dan membuat mata perih. Dan maksimalkan pengunaan finishing dengan bahan dasar natural seperti :

  • Boraks
  • Besswax
  • Soda (sodium karbonat)
  • Potash
  • Natural resin stains
  • Linseed oil
  • Vernis natural
  • Cat dengan bahan dasar air

4. Elemen bangunan rumah

  • Atap

Bahan atap yang ideal adalah yang mampu bernafas, misal atap alang – alang, atap sirap, kayu maupun keramik tanpa glasir. Hindari penggunaan atap beton dan atap logam (seng dan aluminium)

  • Furnitur

Gunakan furnitur yang terbuat dari bahan alami seperti kayu, bamboo, rotan, dedaunan (enceng gondok dan daun pisang). Kurangi penggunaan furnitur dari bahan logam yang cenderung bersifat menghantar listrik

  • Lantai

Syarat yang baik untuk bahan penutup lantai adalah kuat menahan beban baik beban manusia maupun furnitur, tidak berbau, merupakan isolator panas, kedap air, dan tidak bersifat elektromagnetik (karpet, kayu/ parquet, keramik, batu)

5. Unsur lain penunjang rumah sehat

  • Warna

Warna mampu memberi efek secara fisik maupun psikologis (mood, emosi, mental, dan pikiran) terhadap diri seseorang

  • Aroma

Memberi efek reaksi tertentu terhadap tubuh dan pikiran. Aromaterapi dapat dimanfaatkan untuk membantu relaksasi dan tidur, pemberi kesan segar, bersih, romantic, hangat, akrab, merangsang ingatan, penyeimbang emosi, dan pengusir serangga

  • Air

Sebagai peningkat daya listrik dalam sel – sel tubuh manusia serta merangsang otot – otot tubuh untuk menjadi lebih relaks dan tenang

  • Bunga

Ciptakan suasana segar menyenangkan dengan memberi bunga di setiap ruang (di atas meja duduk, meja sudut, meja konsol, meja sisi ruang tidur hingga kamar mandi)

  • Racun dalam rumah

Beberapa sumber utama yang mengakibatkan timbulnya racun dalam rumah adalah garasi dan area service(oli), penutup lantai (vinyl chloride), dinding (formaldehida dan radon), peralatan dapur (elpiji), furnitur dan furnishing (poliuretan), bahan pembersih rumah (deterjen dan pemutih baju), dan perangkat elektronik (radiasi)

6. Psikologi rumah

  • Jiwa yang sehat ada dalam rumah yang sehat
  • Ciptakan ruang pribadi
  • Benda – benda nostalgia
  • Pertambahan dan penguranga penghuni (family size)
  • Penamaan rumah dan setiap ruangnya
  • Tanaman dan binatang peliharaan

7. Rumah penangkal stress

  • Rapi dan terorganisir
  • Mengatasi sulit tidur
  • Benda – benda kecil yang penting
  • Sosialisasi
  • Buku – buku bacaan
Iklan

Comments on: "Rumah Mungil Yang Sehat" (6)

  1. haloha..slamat berlomba…

    btw,,link ke ideaonline kog nggak ada??wajib loh….

  2. Bagus Banget , 🙂
    Makasih,

    Lantai Kayu Flooring Solid Berkualitas
    Lantai parket / parquet
    Jual Kayu Solid merbau, sonokeling, jati, kuku, bengkirai, Decking, Trap Tangga
    facebook Ubinkayu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: